Selain itu, terdapat 5 provinsi dengan angka kematian tertinggi harian diantaranya Jawa Tengah menambahkan 40 kasus dan kumulatifnya 8.482 kasus, Riau menambahkan 26 kasus dan kumulatifnya 1.226 kasus, Jawa Timur menambahkan 17 kasus dan kumulatifnya 10.877 kasus, DKI Jakarta menambahkan 16 kasus dan kumulatifnya 6.824 kasus serta Sumatera Barat menambahkan 11 kasus dan kumulatifnya 855 kasus.
Dari hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, spesimen selesai diperiksa RT-PCR/TCM dan rapid antigen per hari sebanyak 48.901 spesimen dan kumulatifnya 15.201.727 spesimen. Sementara jumlah kumulatif spesimen positif per hari ini sebanyak 3.022.586 spesimen.
Jumlah kumulatif spesimen negatif sebanyak 10.514.437 spesimen. Positivity rate spesimen harian di angka 19,25% dan positivity rate spesimen mingguan (2 - 8 Mei 2021) di angka 16,99%.
Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 156 spesimen.
Baca Juga:Cegah Varian Baru COVID-19, Puluhan Pekerja Migran Asal Jember Karantina
Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 30.249 orang dan kumulatifnya 10.205.668 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 8.491.984 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 26.327 orang.
Sementara positivity rate orang harian di angka 12,97% dan positivity rate orang mingguan (2 - 8 Mei 2021) di angka 11,81%. Untuk jumlah suspek tercatat ada 86.846 kasus. Sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.