SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berharapan pembangunan waduk di Ciawi dan Sukamahi, Jawa Barat, rampung akhir 2021. Sehingga dapat menekan limpahan air saat musim hujan di Ibu Kota.
"Kami berharap akhir tahun ini waduk yang sudah dibuat pemerintah pusat dalam tiga tahun terakhir ini sudah bisa difungsikan," kata Wagub DKI di Balai Kota Jakarta, Senin (18/10/2021).
Menurut dia, pembangunan waduk di daerah penyangga Jakarta sangat dibutuhkan mengingat DKI berada di dataran rendah.
Tak hanya itu, lanjut dia, pihaknya juga memerlukan dukungan pemerintah daerah sekitar termasuk masyarakat, untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Baca Juga:Ingatkan Potensi Penularan COVID-19 Jelang Libur Akhir Tahun, Wagub DKI ke Warga: Waspada!
"Perlu dukungan semua pihak dari pemerintah daerah penyangga sekitar termasuk masyarakat untuk memastikan tidak membuang sampah sembarangan," ucapnya.
![Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Sabtu (9/10/2021). [ANTARA/Sihol Hasugian]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/10/09/55324-wakil-gubernur-dki-jakarta-ahmad-riza-patria.jpg)
Pemprov DKI Jakarta sebelumnya telah melakukan apel kesiapsiagaan untuk mengantisipasi dampak musim hujan yang diperkirakan puncaknya terjadi pada Januari-Februari 2022.
Pihaknya juga menggenjot kegiatan gerebek lumpur di sejumlah sungai dan saluran air untuk mengantisipasi limpahan air saat puncak musim hujan.
"Program yang sudah dicanangkan, dijalankan seperti gerebek lumpur, pengerukan mulai dari selokan, got, waduk, situ, embung, sungai, semuanya. Diupayakan terus, kami memaksimalkan alat berat dan armada bahkan sampai dua sif dari pagi sampai sore bahkan malam," ucapnya.
Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menyiagakan sebanyak 8.945 petugas untuk menangani sampah saat musim hujan di sejumlah titik sungai di Ibu Kota.
Baca Juga:Wagub DKI: Lokasi Balap Formula E Jakarta Segera Diumumkan Bulan Ini
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto di Jakarta, Kamis (14/10) mengatakan mereka disiagakan 24 jam.
- 1
- 2