Diculik Polisi Gadungan Sehari Semalam, Begini Kondisi Terkini Bocah SD Asal Tangsel

Pelaku penculikan anak telah ditangkap polisi. Pelaku merupakan eks napi teroris.

Rizki Nurmansyah
Jum'at, 13 Mei 2022 | 17:03 WIB
Diculik Polisi Gadungan Sehari Semalam, Begini Kondisi Terkini Bocah SD Asal Tangsel
Subeno (kanan), orangtua bocah SD asal Tangsel yang menjadi korban penculikan di Tanah Kusir, Jakarta Selatan (Jaksel), ditemui di kediamannya di Pondok Aren, Jumat (13/5/2022). [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]

Saat itu, pelaku diketahui juga membawa satu bocah yang kemudian diturunkan di depan RS Fatmawati, Jakarta Selatan.

"Kemudian anak saya ditukar di depan Fatmawati sama bocah yang sebelumnya dibonceng. Lalu anak saya dibawa pelaku, kabur," terangnya.

Subeno tak mengetahui anaknya dibawa ke mana oleh pelaku. Pasalnya, hingga saat ini dirinya tak menanyakan soal peristiwa penculikan yang dialami anaknya itu.

Dia sengaja tak ingin menanyakan soal penculikan itu agar tak membuat anaknya semakin trauma atas musibah yang dialami.

Baca Juga:Ngaku Eks Napi Teroris, Deretan Fakta Pelaku Penculikan 12 Anak di Jabodetabek

"Kalau dari anak saya nggak nanya dia. Nggak usah cerita, kalaupun mau cerita ke pihak berwenang karena untuk kepentingan penyidikan," ungkapnya.

Eks Napi Terorisme

Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap pelaku penculikan anak berinisial ARA (27). Ada 10 anak laki-laki yang diculik di wilayah Kabupaten Bogor, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Tangerang Selatan (wilayah Jabotabek).

Kepada polisi, mengaku telah tiga kali menjalani hukuman pidana. Dua di antaranya kasus tindak pidana terorisme.

"Kami akan bekerja sama dengan Densus 88 untuk melakukan pendalaman dan pengembangan kasus penculikan ini," kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin saat konferensi pers di kantornya, Kamis (12/5/2022).

Baca Juga:Fakta Baru Kasus Penculikan di Bogor, Polisi Sebut Pelaku Mantan Teroris Cabuli 3 Orang Anak

Tersangka yang merupakan warga Kota Depok itu juga pernah menjalani pelatihan teroris di Poso, Sulawesi Tengah, selama tujuh bulan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini