Copot Marullah Anak Betawi dari Jabatan Sekda DKI, PSI Sebut Heru Budi Hartono Tak Bijaksana

August Hamonangan mengatakan dipilihnya Sekda dari kalangan Betawi bertujuan untuk menampung aspirasi dari warga Betawi.

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih
Jum'at, 09 Desember 2022 | 15:05 WIB
Copot Marullah Anak Betawi dari Jabatan Sekda DKI, PSI Sebut Heru Budi Hartono Tak Bijaksana
Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta ikut mengkritik keputusan Penjabat Gubernur Heru Budi Hartono mencopot Marullah Matali sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta.[Suara.com/Rakha Arlyanto]

SuaraJakarta.id - Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta juga ikut mengkritik keputusan Penjabat Gubernur Heru Budi Hartono mencopot Marullah Matali sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta. Heru disebut tidak bijaksana karena mencopot Marullah yang merupakan anak Betawi.

Dalam beberapa periode terakhir, jika tak ada anak Betawi pada kursi Gubernur dan Wakil Gubernur, maka pejabat keturunan Betawi dipilih sebagai Sekda. Namun, Heru Budi malah mencopot Marullah yang dipilih sejak era Gubernur Anies Baswedan ini.

Anggota DPRD August Hamonangan mengatakan dipilihnya Sekda dari kalangan Betawi bertujuan untuk menampung aspirasi dari warga Betawi.

"Saya memandang kebijakan penggantian Sekda Provinsi (Marullah) tersebut kurang bijaksana, selain tidak mewadahi aspirasi warga DKI khususnya masyarakat Betawi," ujar August saat dikonfirmasi, Jumat (9/12/2022).

Baca Juga:Tak Berwenang Copot Marullah Matali dari Sekda DKI, Publika Cium Dugaan Heru Budi Lakukan Maladministrasi

Terkait pemilihan Sekda baru, August menyarankan nama-nama yang diusulkan Heru Budi ke Presiden Joko Widodo nanti agar disampaikan lebih dulu ke DPRD DKI. Hal ini disebutnya sesuai pernyataan Heru yang ingin menjalin kerja sama baik dengan legislatif.

"Tentunya kami, fraksi-fraksi (DPRD DKI), berkeinginan melakukan fit and proper test terhadap calon yang diajukan sehingga protes dan kekecewaan masyarakat seperti saat ini tidak terjadi," ucap August.

Wali kota Jakarta Selatan Marullah Matali. (Foto: ANTARA)
Marullah Matali. (Foto: ANTARA)

Selain August, Ketua Umum Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) Abdul Ghoni geram dengan keputusan Penjabat Gubernur Heru Budi Hartono mencopot Marullah Matali dari jabatannya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) DKI. Ia menyebut masyarakat Betawi kecewa dengan Heru.

Ia menyebut dengan mencopot Marullah, berarti Heru tidak menghargai anak Betawi. Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI ini menilai seharusnya Heru tak boleh semena-mena dalam mengambil keputusan.

“Saya sebagai putra Betawi dan juga Ketua Umum Forkabi kecewa sama Heru. Heru tidak boleh semena-mena. Harus ada etika. Saya tersinggung,” ujar Ghoni dalam keterangannya, di Jakarta, Minggu (4/12/2022).

Baca Juga:Pedas! PSI Dibilang Partai Tak Penting, Terlalu Sering Jatuhkan Anies Sampai Ditinggal Kader

Menurutnya, sejak era Gubernur-gubernur sebelumnya, seperti Joko Widodo, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Djarot Syaiful Hidayat Hingga Anies Baswdan jabatan Sekda selalu diisi oleh putra Betawi. Dengan mencopot Marullah, Heru disebutnya telah membuat ketegangan di tingkat masyarakat.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak