- Umat Islam berburu Lailatul Qadar pada 10 malam terakhir Ramadan, malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.
- Ulama menganjurkan ibadah dimulai sejak malam ke-21 Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil untuk meningkatkan peluang.
- Persiapan efektif mencakup mengurangi aktivitas tidak penting, tidur awal, dan memperbanyak doa yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW.
Salah satu doa yang sangat dianjurkan dibaca saat malam Lailatul Qadar adalah:
"Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni."
Artinya:
Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai memaafkan, maka maafkanlah aku.
Baca Juga:Maghrib Jam Berapa di Jakarta Hari Ini? Cek Jadwal Buka Puasa Selasa 10 Maret 2026
Doa ini diajarkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW kepada Aisyah ketika menanyakan doa terbaik saat Lailatul Qadar.
5. Niatkan Ibadah Setiap Malam
Karena tidak ada yang tahu pasti kapan Lailatul Qadar terjadi, cara paling aman adalah berniat beribadah setiap malam di 10 hari terakhir Ramadan.
Dengan begitu, peluang untuk mendapatkan malam penuh kemuliaan tersebut menjadi lebih besar.
Banyak ulama bahkan menyarankan untuk memperbanyak ibadah di seluruh malam terakhir Ramadan, bukan hanya pada satu malam tertentu.
Baca Juga:Jadwal Imsak Jakarta Selasa 10 Maret 2026, Catat Waktu Sahur Hari Ini
Lailatul Qadar adalah salah satu momen paling istimewa dalam Ramadan. Malam ini menjadi kesempatan bagi setiap Muslim untuk mendapatkan pahala yang luar biasa besar.
Karena itu, ketika memasuki 10 malam terakhir Ramadan, banyak ulama mengingatkan satu hal penting: jangan sampai kesempatan besar ini terlewat hanya karena kurang persiapan.
Sebab bisa jadi, satu malam yang tampak biasa justru menjadi malam Lailatul Qadar yang penuh keberkahan.