Kelola 9.000 Ton Sampah per Hari, DPRD DKI Fokus Tingkatkan Sistem Pengelolaan Sampah

DPRD DKI prioritaskan pengelolaan sampah terpadu melalui pemilahan, teknologi modern, regulasi tegas, dan perbaikan armada pengangkut.

Fabiola Febrinastri | Tantri Amela Iskandar
Kamis, 04 Juni 2026 | 14:37 WIB
Kelola 9.000 Ton Sampah per Hari, DPRD DKI Fokus Tingkatkan Sistem Pengelolaan Sampah
Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta Judistira Hermawan. (Dok.DDJP)

SuaraJakarta.id - DPRD DKI Jakarta memprioritaskan program pengelolaan sampah sebagai salah satu agenda strategis pembangunan. Terlebih volume sampah yang dihasilkan Jakarta telah mencapai kisaran 9.000 ton per hari. Karena itu, perlu strategi jitu mewujudkan Jakarta yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. 

DPRD mendorong penguatan pengelolaan sampah dari hulu melalui pemilahan di tingkat rumah tangga, optimalisasi bank sampah, peningkatan fasilitas pengolahan, serta pemanfaatan teknologi modern untuk mengurangi ketergantungan pada tempat pembuangan akhir. 

Harapannya, berbagai upaya tersebut mampu meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan mendukung target pengurangan sampah secara signifikan di Jakarta.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta Judistira Hermawan menyatakan, siap mengurai benang kusut manajemen pengelolaan sampah dari hulu ke hilir.

Baca Juga:Anggota DPRD DKI Hardiyanto Sidak Jalan Rusak di Flyover Pesing, Ini Temuannya

Satu di antaranya dengan fokus terhadap empat program prioritas. Yaitu terkait sarana dan prasarana, regulasi, teknologi, dan pembenahan manajemen armada.

Sorotan tajam Pansus seperti minimnya sarana dan prasarana penunjang pemilahan sampah di tingkat RW. Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta selama ini hanya mengimbau tanpa kesiapan fasilitas memadai.

“Kita tidak bisa menuntut keterlibatan masyarakat, tapi sarana-prasarananya tidak kita siapkan dengan baik,” ujar Judistira.

Selanjutnya, Pansus juga fokus penegakan hukum secara konsisten terhadap Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2019 tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah.

Menurut Judistira, sangat penting pemberian sanksi tegas terhadap sektor-sektor yang tidak mengelola sampah secara mandiri. Seperti pada area pasar yang dikelola BUMD Pasar Jaya.

Baca Juga:9 Mobil Bekas dengan Rem Paling Pakem untuk Keamanan Pengguna Harian

“Jadi, sinergi antarinstansi dan BUMD seperti PD Pasar Jaya harus berjalan dalam satu visi yang sama mulai mengelola sampah secara mandiri,” tegas dia.

Begitu pula dengan teknologi pengolahan sampah. Perlu penyesuaian dengan kebutuhan dan karakteristik di Jakarta.

Pansus juga mengkaji beberapa opsi teknologi terbarukan. Mulai dari Waste to Energy atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), Refuse Derived Fuel (RDF), hingga pengolahan biologis seperti budidaya maggot dan pengomposan (composting).

Judistira mengungkapkan, pemilihan teknologi yang tepat mendorong ekosistem sirkular ekonomi di Jakarta. Sehingga sampah tidak lagi menjadi sumber masalah, melainkan komoditas yang bernilai jual.

“Sampah berubah dari beban menjadi berkah yang bernilai ekonomis,” kata Judistira.

Selain itu, Pansus akan fokus pada pembenahan manajemen armada kendaraan pengangkut sampah. Sebab, banyak armada yang sudah tak layak beroperasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak