Tujuannya, mengubah dan membuat mutasi pada gen memunculkan varietes baru yang lebih baik dari kualitas dan kuantitasnya.
"Prinsipnya, kita memilih tanaman mana yang terbaik dari keragaman yang luas dengan menggunakan iradiasi sinar gama. Jadi dengan meradiasi benih akan terjadi perubahan genetik pada benih tersebut, sehingga terjadi perubahan sifatnya dan karakternya. Di situlah nanti kita pilih hasil benih yang terbaik," kata Sobrizal.
Selain berkualitas, varietes tanaman mutan yang dihasilkan lebih tahan hama, tahan kekeringan dan masa panennya lebih cepat. Selain itu, bibit tersebut aman dari endapan nuklir.
"Pemuliaan tanaman ini dapat memunculkan sifat baru. Kita ingin membuat padi jadi tahan terhadap hama tapi kita enggak punya sumber genetik ketahanan itu. Nah ini kita bisa gunakan radiasi mutasi untuk mendapatkan produksinya tinggi dan bagus serta tahan hama. Tidak ada efek sampingnya, karena itu sinar jadi tidak ada residunya," ungkap Sobrizal.
Baca Juga: Siapapun Menang Pemilu AS, Tak Pengaruhi Kebijakan Iran ke Washington
Salah satu alat yang digunakan untuk meradiasi bibit tanaman disebut gamma cell. Radiasi nuklir itu, berada di sebuah alat seperti teko raksasa berwarna hijau. Bibit tanaman itu dimasukan ke dalam secara vertikal dari atas ke bawah lalu diatur sesuai waktu yang telah ditentukan.
Setelah diradiasi, bibit mutan itu disimpan di dalam suatu ruangan khusus yang terkunci rapat dan tak sembarang orang masuk bahkan menyentuh sample-sample tersebut.
Tak hanya sekadar uji coba, pengembangan tanaman mutan itu sudah menuai hasil yakni Padi Rojolele Srinuk dan Srinar yang menjadi varietes unggulan. Dua varietes itu pun sudah ditanam dan menuai hasil melimpah di Kabupaten Klaten Jawa Tengah di lahan sekira 4 hektare.
Hasilnya, menjadi bibit unggulan yang kemudian dibagikan kepada kelompok petani. Di BATAN sendiri, benih unggulan itu pun tersedia disimpan rapat-rapat di ruangan pendingin hingga nangi didistribusikan ke kelompok tani. Selain itu, masih ada belasan padi mutan yang sudah didaftarkan menjadi varietes baru dan bibitnya sudah tersedia dan disebar melalui kelompok tani.
Meski begitu, salah satu kelemahannya yakni pada harga. Dengan kualitas varietes unggul, membuat harga bibitnya pun menjadi tiga kali lipat.
Baca Juga: Bapeten Tingkatkan Keselamatan dan Keamanan Energi Nuklir Lewat IKKN
Selain menghasilkan tanaman mutan, radiasi gamma nuklir itu pun bisa dimanfaatkan untuk membentuk hama mutan. Caranya, berbagai sample hama diambil lalu diradiasi agar membuat hama mandul. Misalnya, belalang. Setelah hama mandul itu selesai diradiasi, lalu dilepaskan, tidak bisa bereproduksi beranak-pinak. Dengan begitu, populasi hama bisa teratasi.
Berita Terkait
-
Trump Ancam Bom Iran! Reaksi Keras Jika Tolak Negosiasi Nuklir
-
Sanksi AS Terkait Nuklir Disebut Ilegal, Tiongkok dan Rusia Desak Akhiri Tekanan ke Iran
-
AS Desak PBB Kecam Aktivitas Nuklir Iran, Sebut Sebagai Bentuk Perilaku Kurang Ajar
-
Tiongkok, Rusia, Iran Gelar Latihan Militer di Tengah Ketegangan Nuklir dan Ancaman Houthi
-
Kebocoran Radioaktif di Reaktor Nuklir Terbesar Eropa: Seberapa Bahaya?
Tag
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
-
Gawat! Mees Hilgers Terkapar di Lapangan, Ternyata Kena Penyakit Ini
Terkini
-
Dermaga Baru PIK: Gerbang Wisata Mewah ke Kepulauan Seribu, Ancol Terancam?
-
Pramono Mau Bikin Layanan Transjabodetabek, Pengamat: 60 Persen Warga Bakal Gunakan Angkutan Umum
-
Omzet UMKM di Jakarta Justru Menurun Jelang Lebaran, Ini Penyebabnya
-
Termasuk Pedagang Taman, Rano Karno Targetkan 500 Ribu Lapangan Kerja Baru di Jakarta
-
Rano Karno Sebut 6 Taman di Jakarta Bakal Buka 24 Jam, Ini Daftarnya