SuaraJakarta.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Inspektorat Kota Tangerang menggelar Rapat Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Lingkup Pemkot Tangerang Tahun Anggaran 2023, bertempat di Hotel Trembesi, BSD Tangerang, Senin, (15/5/2023)
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, yang hadir sekaligus membuka secara daring rapat evaluasi yang dihadiri oleh para Kepala OPD dan perwakilan bidang perencanaan dari masing-masing OPD tersebut, meminta agar setiap OPD dapat memanfaatkan evaluasi tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
"Tadi pak Inspektur, sudah melaporkan, data angka SAKIP kita tahun lalu itu meningkat dari tahun sebelumnya. Peningkatan itu harus dibarengi dengan peningkatan kinerja secara riil terutama untuk pelayanan masyarakat," tutur Arief.
Arief menjelaskan, selain peningkatan kinerja, mengoreksi dan memperbaiki kekurangan juga tak kalah penting dalam pelaporan SAKIP.
"Tim SAKIP-nya tolong intens dipantau dan terus koordinasi dengan Bappeda atau dengan OPD yang lain sehingga SAKIP kita bisa lebih maksimal. Gunakan momen ini dengan sebaik mungkin, untuk mengevaluasi dan saling mengoreksi sehingga laporannya bisa lebih komprehensif lagi," pinta Arief.
Untuk itu, dia meminta agar para peserta dapat mengikuti kegiatan rapat evaluasi tersebut dengan sungguh-sungguh agar dapat lebih optimal dan objektif dalam menilai kinerja OPD masing-masing.
"Karena penilaian SAKIP ini, bukanlah sekadar soal penghargaan, tetapi adalah evaluasi kinerja kita semua. Kalau kinerja dan penilaiannya kurang maksimal, saya yang paling bertanggung jawab dan berkewajiban untuk mendorong agar kinerja serta pelayanan terhadap masyarakat ini dapat terus optimal," pungkasnya.
Berita Terkait
-
PT Wahana Makmur Sejati Peroleh Penghargaan Pemkot Tangerang untuk Partisipasi Percepat Penurunan Stunting
-
Singgih Raharjo, Pejabat Wali Kota Jogja dan Dinas Pariwisata: Ini Amanah, Saya Tertantang!
-
Komisi X Dorong SInegritas OPD untuk Tuntaskan Masalah Kepemudaan Yogyakarta
-
Pemetaan Jalur Moko Si Jampang, Agar Bisa Blusukan Salurkan Bahan Pangan ke Permukiman
-
KWT Gemas Implan Raup Cuan dengan Urban Farming
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga
-
Pramono Teken Pergub Syarat PPSU: Cukup Ijazah SD, Kontrak Kerja Tiap 3 Tahun
-
Baru Tempati Rumah Dinas, Pramono Curhat Jatuh dari Sepeda Sampai Pelipis Luka