Menurut dia, penambahan jam operasional yang akan segera dieksekusi dapat membuka lahan dan peluang bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk berdagang.
"Taman di Jakarta ini cuman sampe jam 6 sore, malamnya gelap gulita. Nah jadi kenapa kita enggak manfaatkan itu? Karena untuk juga membuka lapangan kerja kembali lagi. Kita bercita-cita membuka 500 ribu lapangan kerja. Jadi termasuk UMKM itu juga adalah lapangan kerja," kata Rano.
6 Taman Buka 24 Jam
Di sisi lain, Rano Karno membeberkan rencana uji coba pembukaan taman selama 24 jam di Jakarta. Ia menyebut akan ada enam taman yang akan beroperasi tanpa tutup setiap hari.
Pembukaan taman 24 jam ini merupakan janji kampanyenya bersama Gubernur DKI Pramono Anung saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2024 lalu. Selain itu, ada juga empat taman lain yang beroperasi sampai pukul 22.00 WIB.
Dengan menambah durasi jam operasional taman, Rano menyebut banyak pihak yang akan diuntungkan, seperti Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga para seniman.
"Kita juga akan mengaktivasi 10 taman di Jakarta. Ada enam taman yang akan kita buka selama 24 jam," ujar Rano kepada wartawan, dikutip Minggu (6/4/2025).
"Untuk UMKM, untuk para seniman budayawan tampil, kemudian untuk para Gen Z bisa mengekspresikan. Kemudian empat taman kita buka sampai jam 10 malam," lanjutnya menambahkan.
Beberapa lokasi taman yang akan menerapkan jam operasional 24 jam seperti Taman Menteng, Lapangan Banteng, Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Tebet Eco Park.
Baca Juga: Rano Karno Sebut 6 Taman di Jakarta Bakal Buka 24 Jam, Ini Daftarnya
Empat taman lainnya yang bukan sampai pukul 22.00 WIB tak diungkap Rano. Namun, pemilihan lokasinya juga mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan warga setempat.
"(Pertimbangannya) melihat kepadatan penduduk di sekitar situ kan. Ya artinya klo misalnya kayak di (Tebet) Eco Park kan masih lingkungan agak padet kan. Tapi kalo misalnya taman Menteng kan sepi, ya kan. Itu bisa 24 jam," ucapnya.
Untuk mempersiapkan pembukaan taman 24 jam, Rano menyebut pihaknya sudah memasang kamera pengawas alias CCTV di taman yang akan diujicobakan. Petugas pengamanan juga akan ditempatkan agar kebijakan ini tak disalahgunakan masyarakat.
Pembuatan kios UMKM juga akan dilakukan agar penempatan pedagang lebih tertata.
"Mungkin beberapa tempat sudah dipasang CCTV. Anda besok lihat ecopark udah dipasang CCTV. Kemudian langsat juga udah dipasang CCTV," kata Rano.
"Kemudian memang akan segera dinas pertamanan membangun foodcourt gitu. Tapi bukan yang (besar), jadi kecil kecil kecil gitu," tambahnya memungkasi.
Berita Terkait
-
Rano Karno Sebut 6 Taman di Jakarta Bakal Buka 24 Jam, Ini Daftarnya
-
Pertama Kali Nonton Tarian Air Mancur di Monas, Rano Karno: Biasanya Saya yang Nari
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga
-
Air Mata Bang Doel Pecah di Lebaran Betawi: Tradisi Potong Kebo yang Hilang Kini Kembali
-
Wagub Rano Karno Lepas 654 Pemudik ke Kepulauan Seribu, Kebanyakan Mahasiswa dan Pekerja
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Swiss-Belresidences Kalibata Ajak Tamu Nikmati Kemudahan dan Benefit Eksklusif Lewat Mobile App
-
Solusi Logistik Tepat: Jasa Trucking Jakarta Surabaya di Lionel Express
-
7 Sepatu Lari Tanpa Tali yang Praktis untuk Lari Sore, Tinggal Pakai Langsung Jalan
-
Anniversary Merlynn Park Hotel: 16 Years of Transformation Hospitality Beyond Excellence
-
Viral Visual Balita di Kemasan: Salah Tafsir atau Kurang Memahami Konteks?