Ribuan Massa Buruh Melenggang ke Istana Presiden, Pelajar Diamankan Polisi

"Aksi ini lanjutan dari aksi yang sebelumnya bukan yang terakhir. Setelah ini kami akan mengevalusi untuk aksi lanjutan. Intinya sampai UU Omnibus Law Ciptaker digagalkan,"

M Nurhadi
Kamis, 22 Oktober 2020 | 14:54 WIB
Ribuan Massa Buruh Melenggang ke Istana Presiden, Pelajar Diamankan Polisi
Ribuan Demonstran yang tergabung dalam Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) kembali melancarkan aksi unjuk rasa tolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja. Mereka melangggang bebas melintasi Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang tanpa hambatan menuju Istana Presiden, Jakarta Pusat, Kamis, (22/10/2020). [Suara.com/Irfan Maulana]

Jumlah itu merupakan hasil pengamanan pada Selasa, (20/10/2020) lalu. Sementara untuk hari ini, aparat tak mendapati pelajar yang hendak unjuk rasa. 

"Sekarang tidak ada. Hanya ada 1 saja pemuda yang bawa petasan. Itu bisa hubungi Kasatreskrim atau Kabag Humas," ungkap Ruslan.

Kendati begitu, pelajar yang diamankan tersebut kata Ruslan hanya untuk pendataan saja dan segera dikembalikan ke orang tua.

"Kita paling kita data, setalah kita data nanti kita kembalikan ke orang tua," ujarnya. 

Baca Juga:Jambret HP Bocah di Kebayoran Lama, Alasan Tiga Pelajar Ini Gak Disangka

Sebelumnya, Polres Metro Tangerang Kota menyatakan pelajar yang tertangkap hendak ikut unjuk rasa tolak UU Omnibus law Ciptaker akan mendapat catatan buruk di Surat Keterangan Catatan Kepolisian. Namun, kata Ruslan itu hanya gertakan saja untuk menakut-nakuti pelajar. 

"Gak ada, hanya didata saja. Karena mereka baru mau berangkat jadi kita tahan aja dulu," ungkapnya.

Presidum AB3, Maman Nuriman mengatakan ada sekitar 10 ribu demonstran yang berasal dari gabungan aliansi buruh se-Banten

Para buruh tersebut bergerak mulai dari Cilegon, Serang dan Kabupaten Tangerang. Mereka berkumpul di Kota Tangerang untuk serentak menuju Jakarta. 

"Tuntutannya batalkan Omnibus Law atau meminta presiden membuat Perppu," kata Maman. 

Baca Juga:Istana Didemo Buruh, Jokowi Resmikan Jembatan di Kendari

Maman menambahkan mereka berunjuk rasa dengan damai. Sehingga, para buruh dari AB3 diharapkan tidak terprovokasi dengan oknum-oknum yang ingin melakukan anarkis.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini