Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Soal Rapid Test Warga Petamburan, Kapolda: Dibujuk, Jangan Diancam

Rizki Nurmansyah | Muhammad Yasir Minggu, 22 November 2020 | 21:58 WIB

Soal Rapid Test Warga Petamburan, Kapolda: Dibujuk, Jangan Diancam
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran saat meninjau kegiatan rapid test massal di SDN 01-03, Petamburan Tanah Abang.

Meski bersifat imbauan keras, Fadil memastikan tak sanksi bagi warga sekitar kediaman Habib Rizieq yang menolak rapid test.

SuaraJakarta.id - Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya menggelar rapid test massal di sekitar kediaman Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat, Minggu (22/11/2020).

Rapid test digelar menyusul adanya klaster baru penularan Covid-19 akibat acara hajatan pernikahan putri Habib Rizieq Shihab, Syarifah Najwa Shihab, pada Minggu (15/11) lalu.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan alat rapid test sebanyak seribu unit per harinya.

Kegiatan rapid test itu dilakukan selama tiga hari kedepan di SDN 01-03 Petamburan.

Fadil menegaskan, kegiatan rapid test itu bersifat imbauan keras.

Hal itu dilakukan sebagai langkah tracing untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

"(Sifatnya) imbauan keras," kata Fadli.

Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya menggelar rapid test Covid-19 massal di sekitar rumah pentolan Front Pembela Islam atau FPI Rizieq Shihab, Minggu (22/11/2020). Warga sekitar tampak tak antusias ikut rapid test tersebut. (Suara.com/Yasir)
Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya menggelar rapid test Covid-19 massal di sekitar rumah pentolan Front Pembela Islam atau FPI Rizieq Shihab, Minggu (22/11/2020). Warga sekitar tampak tak antusias ikut rapid test tersebut. (Suara.com/Yasir)

Meski bersifat imbauan keras, Fadil memastikan tak sanksi bagi warga sekitar kediaman Habib Rizieq yang menolak dirapid test.

Namun, pihaknya akan menggunakan pendekatan persuasif agar warga sekitar mau mengikutinya.

"Dibujuk, jangan diancam-ancam orang, sedikit-sedikit diancam, orang mau sehat kok diancam-ancam. Ya dikasih tahu jangan ditakut-takutin masyarakat, dikasih tahu manfaatnya," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait