alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ini Amalan Kiai di Bondowoso yang Jasadnya Utuh Meski Sudah Wafat 4 Tahun

Rizki Nurmansyah Sabtu, 27 Februari 2021 | 08:05 WIB

Ini Amalan Kiai di Bondowoso yang Jasadnya Utuh Meski Sudah Wafat 4 Tahun
Jasad almarhum KH Baidlawi, kiai kenamaan di Bondowoso, masih utuh meski sudah wafat empat tahun lalu. [Foto: KH Ali Rohbini for TIMES Indonesia]

Saat dibongkar, terlihat jelas jasad almarhum masih utuh.

SuaraJakarta.id - Air mata KH Ali Rohbini tak terbendung tatkala ia harus kembali memakamkan ayahandanya KH Baidlawi, Kamis (25/2/2021) lalu.

Jenazah KH Baidlawi harus kembali dimakamkan setelah makamnya ambruk akibat hujan deras.

Terlebih menakjubkannya, jasad ulama kenamaan itu masih utuh meski sudah wafat empat tahun lalu.

KH Baidlawi lahir 1942 dan wafat pada Hari Jumat 2 Juni 2017. Bertepatan dengan 7 Ramadhan 1438 H.

Baca Juga: Jenazah Kiai di Bondowoso Masih Utuh Meski Telah Dikubur 4 Tahun Silam

Dikutip SuaraJakarta.id—grup Suara.com—dari laman santri.laduni.id, Sabtu (27/2/2021), almarhum menempuh pendidikan pesantres di Pondok Pesantren Al-Wafa Tempurejo, Jember, pada masa asuhan kiai sepuh, KH Abdul Aziz.

Ia juga pernah mondok di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Sumber Wringin, Jember, pada masa asuhan KH Umar.

Dirikan Ponpes

Setelah menyelesaikan pendidikan pesantren, KH Baidlawi mendirikan Pondok Pesantren Bustanul Ulum Desa Pekauman, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, pada 7 Juni 1968.

Semula, KH Baidlawi hanya memiliki beberapa santri saja setelah membuka lahan milik ayahnya untuk dijadikan ponpes.

Baca Juga: Cak Imin : NU dan Kiai Sabuk Pengaman Bangsa di Tengah Pandemi

Lambat laun, banyak masyarakat yang mengirim putra-putrinya untuk menempuh pendidikan di Ponpes Bustanul Ulum.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait