Efek Libur Paskah, Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Meningkat

"Mungkin efek dari liburan panjang dua minggu lalu (Paskah), jadi efeknya sekarang. Ya polanya seperti itu, kalau libur panjang pasti naik," kata Arifin.

Erick Tanjung
Senin, 19 April 2021 | 16:41 WIB
Efek Libur Paskah, Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Meningkat
Ilustrasi--Perawatan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet [Antara/Muhammad Adimaja]

SuaraJakarta.id - Jumlah pasien rawat inap Covid-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, meningkat 25 persen dari total kapasitas jika dibandingkan pada pekan lalu.

Komandan Lapangan RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Letkol Laut Muhammad Arifin menyebutkan dalam dua hari pada akhir pekan lalu, okupansi atau keterisian pasien meningkat dari 21 persen menjadi 25 persen.

"Mungkin efek dari liburan panjang dua minggu lalu (Paskah), jadi efeknya sekarang. Ya polanya seperti itu, kalau libur panjang pasti naik," kata Arifin saat ditemui Antara di Galeri Nasional Jakarta, Senin (19/4/2021).

Letkol Muhammad Arifin menjelaskan bahwa meski tidak signifikan, peningkatan pasien terjadi diduga karena dampak libur panjang pada peringatan Paskah awal April lalu.

Baca Juga:Meski Ada Kasus Pembekuan Darah, Kanada Tetap Gunakan Vaksin AstraZeneca

Ada pun berdasarkan data yang diperoleh, jumlah pasien rawat inap terkonfirmasi positif pada Minggu (11/4) mencapai 1.363 orang, sedangkan pada pekan lalu, Minggu (18/4), jumlah pasien mencapai 1.510 orang.

Arifin menjelaskan bahwa kondisi libur panjang memang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk melakukan mobilitas. Namun, momentum libur panjang juga menjadi salah satu penyumbang meningkatnya tren jumlah pasien rawat inap di Wisma Atlet Kemayoran.

Oleh karena itu, pihaknya mengantisipasi agar tidak terjadi lonjakan pasien positif Covid-19 menjelang dan sesudah Hari Raya Idul Fitri pada Mei mendatang.

"Lebaran jangan sampai tidak ada aturan yang tidak ketat dari pemerintah karena akan membahayakan kita sendiri. Intinya masyarakat harus patuh dan taat aturan," kata dia.

Arifin mengimbau agar masyarakat dapat mematuhi larangan mudik yang ditetapkan pemerintah pada 6-17 Mei 2021, sehingga kasus lonjakan pasien positif tidak terulang seperti tahun lalu. (Antara)

Baca Juga:Mulut Pakai Ventilator, Ibu-ibu Pasien Covid Nyaris 2 Kali Diperkosa Nakes

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak