Ibu Angkat Aniaya Balita di Tangsel, Polisi: Pelaku Stres Akibat WFH

"Korban merupakan anak angkatnya pelaku yang merupakan anak dari adiknya yang sudah meninggal," sambung Titta.

Rizki Nurmansyah
Sabtu, 21 Agustus 2021 | 16:03 WIB
Ibu Angkat Aniaya Balita di Tangsel, Polisi: Pelaku Stres Akibat WFH
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tangerang Selatan, Ipda Titta Puspita. [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]

Kini, pelaku diamankan di ruang tahanan Polres Tangsel untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara korban diamankan oleh Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan.

Tangkapan layar kekerasan terhadap balita yang dilakukan ibu angkat di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). [Dok. Ist]
Tangkapan layar kekerasan terhadap balita yang dilakukan ibu angkat di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). [Dok. Ist]

Kekerasan Terhadap Balita

Diberitakan sebelumnya, aksi kekerasan terhadap balita terjadi di Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Pelaku merupakan ibu angkat korban.

Balita berinisial B berusia 3,5 tahun mengalami luka memar di tubuh usai dibanting ke lantai oleh pelaku.

Baca Juga:Keji, Balita 3,5 Tahun Dianiaya Ibu Angkat di Tangsel, Kaki Diangkat Lalu Dibanting

Video kekerasan itu viral di media sosial. Pelaku tampak berulang membanting balita malang itu ke lantai.

Dalam video yang diterima SuaraJakarta.id—grup Suara.com—terlihat seorang perempuan, diduga ibu angka korban, memakai kaos biru lengan pendek dan celana abu-abu mengangkat kaki balita itu lalu membanting korban ke lantai.

Sementara sang balita yang terlihat memakai kaos oranye dan celana abu-abu, hanya bisa menangis dengan perlakuan keji pelaku.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini