alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sepekan Sekolah PTM, Pemkot Jakbar Klaim Tidak Ada Siswa Terpapar Covid-19

Erick Tanjung Selasa, 07 September 2021 | 14:10 WIB

Sepekan Sekolah PTM, Pemkot Jakbar Klaim Tidak Ada Siswa Terpapar Covid-19
Ilustrasi--Pemkot Jakbar pastikan tidak ada siswa yang terpapar Covid-19 selama mengikuti pembelajaran tatap (PTM) selama sepekan. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Dari laporan yang kami terima, tidak ada siswa yang terpapar Covid-19. Semuanya berjalan dengan lancar," kata Asep.

SuaraJakarta.id - Pemerintah Kota Jakarta Barat memastikan tidak ada siswa yang terpapar Covid-19 selama mengikuti pembelajaran tatap muka atau PTM tahap pertama, sejak Senin pekan lalu.

"Dari laporan yang kami terima, tidak ada siswa yang terpapar Covid-19. Semuanya berjalan dengan lancar," kata Kepala Seksi Pendidikan Menengah Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat II, Asep S Efendi, di Jakarta, Selasa (7/9/2021).

Menurut Asep, seluruh siswa yang mengikuti PTM, dalam kondisi baik karena menerapkan protokol kesehatan selama pelaksanaan PTM. "Kami juga sudah mengimbau pihak sekolah, kalau ada siswa yang kondisinya kurang fit agar tidak mengikuti PTM," ujarnya.

Suku Dinas Pendidikan Pendidikan Jakarta Barat II, kata dia, juga sudah mengevaluasi seluruh sekolah yang berada di bawah naungannya. "Hasilnya menunjukkan, seluruh sekolah yang melaksanakan PTM telah memberlakukan protokol kesehatan sesuai aturan," tuturnya.

Baca Juga: Biarkan Murid Salah Pakai Masker saat Belajar, Guru SDN 05 Jagakarsa Tak Dijerat Sanksi

Protokol kesehatan yang diterapkan, meliputi pemberlakuan jumlah maksimal siswa dalam kelas hingga penyediaan sarana dan prasarana kesehatan, seperti ruang unit kesehatan sekolah (UKS). "Sarana dan prasarana kesehatan ini sudah disiapkan dan sudah memadai," katanya.

Asep juga menegaskan, Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat akan terus melakukan pengawasan peneraoan protokol kesehatan kepada guru dan siswa dari sekolah yang melaksanakan PTM. "Pelaksanaan PTM ini akan dievaluasi secara berkala agar pelaksanaannya lebih maksimal," ucapnya.

Sebelumnya, beberapa sekolah di wilayah Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat II telah melakukan pendataan status kesehatan siswa guna mengantisipasi ada siswa yang terpapar Covid-19 saat pelaksanaan PTM. Salah satunya adalah, SD Negeri 11 Grogol.
"Kami melakukan pendataan status kesehatan seluruh siswa yang siap mengikuti PTM," kata Kepala SD Negeri 11 Grogol, Limah Yuhana, di Jakarta, Senin (30/8).

Menurut Yuhana, siswa yang mengikuti PTM pekan pertama, ditanya kondisi kesehatannya oleh pihak sekolah. Jika siswa mengalami gejala Covid-19, maka pihak sekolah beserta Puskesmas Kecamatan akan melakukan penelusuran terhadap siswa tersebut. (Antara)

Baca Juga: Mulai 13 September, Sekolah di Jakarta Kembali Dibuka Normal dari Senin sampai Jumat

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait