alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wabah COVID-19 di Jakarta Terkendali, Dinkes DKI Harap Pandemi Jadi Endemi

Rizki Nurmansyah Senin, 20 September 2021 | 18:29 WIB

Wabah COVID-19 di Jakarta Terkendali, Dinkes DKI Harap Pandemi Jadi Endemi
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti memberikan keterangan di kantor Kemenkes di Jakarta, Kamis (23/2/2019). [ANTARA/Aditya Ramadhan]

Mengubah pandemi menjadi endemi, memiliki indikator yang tidak sedikit dan usaha yang keras.

SuaraJakarta.id - Kondisi wabah COVID-19 di Jakarta sudah terkendali. Dinkes DKI Jakarta pun berharap pandemi COVID-19 berubah menjadi endemi.
"Kita berharap tentunya itu bisa terjadi ya. Tetapi tetap apapun nanti statusnya harus dipastikan semua warga terlindungi melalui vaksinasi dan kita meniatkan 3T dan warga bersama menjaga terlaksananya 5M," kata Kepala Dinkes DKI Widyastuti, Senin (20/9/2021).

Mengubah pandemi menjadi endemi, kata Widyastuti, memiliki indikator yang tidak sedikit dan usaha yang keras. Seperti demam berdarah (DBD) yang setiap saat ada namun sudah bisa dikendalikan.

"Sehingga DKI Jakarta untuk demam berdarah menjadi daerah endemis demam berdarah, di mana setiap saat kasusnya ada dan bisa dikendalikan dengan baik," ujarnya.

Kondisi wabah COVID-19 di Jakarta, kata Widyastuti, sudah terkendali. Namun ia meminta masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan, serta segera melakukan vaksinasi, mengingat saat ini sudah ada banyak pilihan vaksin COVID-19.

Baca Juga: Lapangan Utama Jakarta International Stadium Mulai Dipasangi Rumput

"Jadi bisa sesuai dengan kondisi kesehatannya yang lebih aman dan bisa diterima dengan segala kondisi yang ada di masyarakat," tuturnya.

Meski menilai wabah COVID-19 di Jakarta terkendali, Widyastuti menyebutkan bahwa pihaknya belum mengetahui apakah level PPKM di Jakarta akan turun atau tidak dari level 3.

Sebab, kata Widyastuti, keputusan PPKM merupakan kewenangan pemerintah pusat.

"Namun apapun kondisinya kami tetap mengedepankan kemudahan akses layanan baik itu testing, tracing, treatment. Yang kita tahu bahwa penilaian level ini kan ada beragam faktor," tutur dia. [Antara]

Baca Juga: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Diperiksa KPK Selasa Besok

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait