alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tambah CCTV, TransJakarta Pantau Kinerja Sopir, Kecepatan Maksimal 50 Km/Jam

Rizki Nurmansyah | Yaumal Asri Adi Hutasuhut Sabtu, 04 Desember 2021 | 16:08 WIB

Tambah CCTV, TransJakarta Pantau Kinerja Sopir, Kecepatan Maksimal 50 Km/Jam
Bus Transjakarta melintas di Kawasan Halte Tosari, Jakarta Pusat, Minggu (10/10/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dari pusat komando itu, pihak TransJakarta dapat mengetahui apabila ada sopir yang bertindak ugal-ugalan atau melebihi kecepatan.

SuaraJakarta.id - PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) akan menambah 10 persen kamera pengawas (CCTV) di seluruh halte. Ini guna mengawasi lalu lintas dan aktivitas penumpang pada 222 halte menyusul serangkaian kecelakaan TransJakarta selama kurun waktu 40 hari terakhir.

Direktur Utama TransJakarta, Mochammad Yana Aditya mengatakan, setiap halte dilengkapi empat hingga delapan unit CCTV.

"Dalam rencana tahun 2022 kami akan menambah 10 persen CCTV," ujarnya dalam konferensi pers di kantor PT TransJakarta, Jakarta Timur, Sabtu (4/12/2021).

Jumlah CCTV di kawasan halte, lanjut dia, belum termasuk kamera pengawas yang juga ada di dalam kabin bus untuk mengawasi kinerja sopir dan aktivitas penumpang.

Baca Juga: Dirut TransJakarta: Saya Mohon Maaf Terkait Kecelakaan Kamis dan Jumat

Seluruh CCTV di halte transit (BRT) maupun di dalam kabin bus, lanjut dia, terhubung langsung di Gedung Pusat Komando TransJakarta atau Operating Command Center (TJOCC).

Dari pusat komando itu, pihak TransJakarta dapat mengetahui apabila ada sopir yang bertindak ugal-ugalan atau melebihi kecepatan.

"Setiap melebihi kecepatan ada peringatan supaya tidak melebihi kecepatan. Ini butuh kedisiplinan baik pengemudi dan kami untuk memantau sekian banyak peredaran bus," ucap Aditya.

Direktur Utama PT Transjakarta Mochammad Yana Aditya (tengah) saat konferensi pers di Kantor Transjakarta, Jakarta Timur, Sabtu (4/12/2021). [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
Direktur Utama PT Transjakarta Mochammad Yana Aditya (tengah) saat konferensi pers di Kantor Transjakarta, Jakarta Timur, Sabtu (4/12/2021). [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]

Setiap hari, dikatakan Aditya, sekitar 3.500 armada bus yang melayani operasional TransJakarta dengan total jumlah pengemudi mencapai sekitar 8.000 orang.

Adapun kecepatan maksimal adalah mencapai 50 km/jam. Ia mengakui dalam pemantauan, masih ditemukan beberapa pengemudi yang mengebut atau melebihi kecepatan 50 km/jam.

Baca Juga: Transjakarta Stop Sementara Kerjasama dengan 2 Mitra, Buntut Kecelakaan 2 Hari Beruntun

"Beberapa temuan memang masih ada di atas itu, kami akan melakukan beberapa penindakan setelah ini," tutur Aditya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait