Klaim Gelombang Omicron di Jakarta Masih Terkendali, Kepala BPBD DKI: Gak seperti Delta

Ini menyusul sinyal yang diberikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bahwa Jakarta telah melewati titik puncak Omicron.

Rizki Nurmansyah
Selasa, 15 Februari 2022 | 20:41 WIB
Klaim Gelombang Omicron di Jakarta Masih Terkendali, Kepala BPBD DKI: Gak seperti Delta
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji. (Suara.com/Chyntia Sami B)

SuaraJakarta.id - Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengklaim gelombang Omicron di Ibu Kota masih terkendali, ketimbang varian Delta pada pertengahan tahun 2021 silam.

"Jadi kami selalu memantau, dan bekerjasama dengan berbagai pihak, setelah diselidiki dan dievaluasi ternyata kondisinya tidak mengkhawatirkan, semuanya masih terkendali tidak seperti waktu kasus Delta," kata Isnawa, Selasa (15/2/2022).

Hal tersebut, kata Isnawa, terlihat dari hasil evaluasi yang disampaikan pihak Pemprov DKI Jakarta dalam rapat bersama Ketua Satgas Covid-19 Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan.

Dalam rapat itu disebutkan Jakarta telah mencapai puncak kasus Covid-19. Namun tingkat keterisian tempat tidur dan tingkat kematiannya juga kecil.

Baca Juga:Berikan Dispensasi, Mulai Besok Nakes Pakai Mobil Pribadi Bebas dari Ganjil Genap Jakarta

"Ya setiap hari kita memantau pergerakan data yang masuk. Ada yang sembuh, keluar (isolasi) gitu. tapi Alhamdulillah kan Omicron ini nggak seperti Delta. Jadi terlihat pada data saat saya mendampingi Bapak Gubernur dalam zoom meeting dengan Menko Marvest misalnya, itu dievaluasi memang Jakarta kan kemarin informasinya sudah mencapai puncaknya ya, ternyata BOR-nya juga kecil, tingkat kematian juga kecil," jelasnya.

Isnawa juga berharap kasus Covid-19 di Jakarta terus melandai dalam kurun dua hingga empat pekan ke depan.

Ini menyusul sinyal yang diberikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bahwa Jakarta telah melewati titik puncak Omicron.

"Semoga apa yang disampaikan oleh Menkes khususnya bahwa sekarang Omicron sudah mulai melandai. Kami harapkan dalam dua pekan atau satu bulan Omicron bisa langsung melandai," ujar Isnawa.

Dengan demikian, sambungnya, penerapan PPKM level 3 di Ibu Kota bisa diturunkan ke level yang lebih rendah.

Baca Juga:Kasus Covid-19 di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten Lewati Puncak Gelombang Kedua

Angka kasus positif Covid-19 di Jakarta memang cenderung turun dan bertahan di level 10.000-an kasus selama dua hari berturut-turut sejak 13 Februari 2022.

Pada 13 Februari lalu, jumlah kasus positif Covid-19 yang terkonfirmasi sebanyak 10.172 kasus. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan Sabtu (12/2) di mana Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat ada 12.417 kasus harian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak