SuaraJakarta.id - Kematian satu keluarga di perumahan Citra Garden 1 Extension, Kalideres, Jakarta Barat, masih misteri. Salah satu yang tewas yakni Dian (40), anak dari Rudyanto dan Margareth.
Bila warga sekitar menyebut Dian dan keluarga sebagai sosok yang tertutup. Tidak demikian halnya di mata seorang pedagang jamu yang biasa keliling di sekitar perumahan itu.
R, wanita pedagang jamu mengatakan, Dian sosok yang supel dan ramah. Namun, dua bulan terakhir ada perubahan sikap dari Dian.
![Garis polisi dipasang di rumah penemuan mayat satu keluarga di Perumahan Citra Satu, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (11/11/2022). [ANTARA]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/11/11/66049-tkp-penemuan-mayat-satu-keluarga-di-kalideres.jpg)
Saat itu, kata R, Dian terlihat berjalan dengan wajah yang lesu. Sapaannya terhadap korban pun seolah tak terdengar meski mereka berpapasan.
"Biasanya itu dia negor 'mbak' gitu pas ketemu. Ini enggak," kata R saat ditemui di Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (15/11/2022).
Perubahan sikap Dian juga dirasakan pedagang lainnya. Bahkan hal itu sampai menanyakan hal itu kepada R.
"Terus tukang bubur nanya ke saya, 'Itu Dian kan mba'. Iya kata saya. 'Kok diem aja ya?'," kata R.
Tak hanya perubahan sikap, postur badan Dian juga terlihat berubah drastis. Berat badan korban alami penurunan dan wajahnya pucat seperti orang yang sedang mengidap penyakit.
"Iya beda banget. Kayak orang lagi sakit. Orang yang tadinya badannya gemuk, gede tinggi, putih, cantik, badannya sampai kecil banget turun," jelas R.
Baca Juga:Kriminolog Duga Keluarga yang Meninggal di Kalideres Penganut Apokaliptik, Apa Artinya?
Diduga Tewas Kelaparan