Larangan Truk saat Nataru Dipersoalkan, Distribusi Barang hingga Air Minum Terancam

Berpotensi ganggu distribusi, pengamat minta pelarangan truk sumbu 3 saat Nataru tidak terlalu lama.

Rully Fauzi
Jum'at, 12 Desember 2025 | 21:00 WIB
Larangan Truk saat Nataru Dipersoalkan, Distribusi Barang hingga Air Minum Terancam
Pengamat Transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno. [dok.pribadi]
Baca 10 detik
  • Pelarangan truk sumbu 3 terlalu lama saat Nataru berpotensi mengganggu distribusi barang, logistik, dan proyek infrastruktur.

  • Pemerintah diminta tidak menerapkan kebijakan secara mendadak, memberi waktu persiapan, serta menyediakan alternatif/stimulus logistik.

  • Aturan harus berbasis kajian dan tidak diskriminatif, terutama terhadap kebutuhan pokok seperti air minum.

SuaraJakarta.id - Lamanya pemberlakuan pelarangan truk sumbu 3 saat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) akan menyebabkan terganggunya kegiatan perdagangan dan distribusi barang ke konsumen. Biaya transportasi juga akan membengkak.

Hal itu disampaikan pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno.

Karenanya, dia meminta agar persoalan yang dialami industri itu bisa jadi pertimbangan lagi bagi pemerintah untuk tidak memberlakukan kebijakan pelarangan terhadap truk sumbu 3 itu saat Nataru nanti.

Kalaupun tetap mau dijalankan, Djoko Setijowarno berharap waktu pemberlakukannya tidak terlalu lama.

"Karena mereka juga bisnis kan. Kalau bisnisnya diganggu atau logistiknya jadi terganggu, ya wajar kalau mereka mengeluh dengan kebijakan pelarangan tersebut. Jadi, jangan terlalu lama lah waktunya," ujarnya.

Selain itu, katanya, pengumuman kebijakan pelarangan truk sumbu 3 itu juga jangan terlalu mepet dengan waktu pemberlakuannya. Menurutnya, hal itu bertujuan agar indsutri yang terkena pelarangan itu bisa mempersiapkan diri untuk berbenah jauh-jauh hari.

"Tapi, kalau waktunya mepet, itu sama saja tidak memberi kesempatan bagi industri itu untuk berbenah. Dan sudah bisa dipastikan mereka akan mengalami kerugian besar akibat kebijakan itu," katanya.

Dia juga meminta agar pemerintah memberikan stimulus atau alternatif bagi pengusaha logistik saat dilakukan pelarangan truk sumbu 3 saat Nataru nanti.

Misalnya, jika truk tidak bisa beroperasi saat Nataru nanti, para pengusaha itu masih bisa menggunakan kereta yang jadi alternatif pengantaran logistik mereka. "Nah, ini kan juga perlu campur tangan pemerintah agar harga pengantaran logistik lewat kereta itu mendapatkan subsidi."

Dia juga mengatakan agar kebijakan pemerintah dalam menangani pendistribusian komoditi pokok selama Nataru nanti tidak boleh diskriminatif. Djoko mencontohkan pelarangan truk sumbu 3 yang diberlakukan terhadap air minum galon atau air minum dalam kemasan (AMDK).

Menurutnya, hal itu berdampak besar bagi masyarakat.

"Karena, kalau kita lihat aturan perdagangan soal komoditi pokok, harusnya air bisa diangkut karena sudah termasuk dalam kebutuhan pokok masyarakat. Jadi, tidak boleh diskriminatif," ucap Djoko.

Menurutnya, adalah ambigu di mana AMDK itu dianggap tidak masuk kebutuhan pokok. Padahal, air minum seperti AMDK itu sangat vital.

"Kalau AMDK itu dilarang beroperasi, maka bisa terjadi kelangkaan air minum di masyarakat. Jakarta dapat air minum dari mana? Mereka pasti akan kebingungan. Apalagi, hampir semua rumah tangga itu pakai air mineral kalau ada tamunya, nggak kayak dulu lagi. Saat langka, harga jadi mahal. Apakah pemerintah bisa mengantisipasi hal tersebut?" tuturnya.

Djoko melihat jalur yang paling padat digunakan masyarakat saat mudik itu adalah tol Jakarta – Semarang, sedangkan tol ke Sumatera tidak. Dan saat Nataru, menurutnya, jalur ini juga tidak sepadat waktu libur lebaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak