facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sekilas Kisah Tubagus Atif, Putra Sultan Banten yang Dipusarakan di Tangsel

Rizki Nurmansyah Sabtu, 19 September 2020 | 08:05 WIB

Sekilas Kisah Tubagus Atif, Putra Sultan Banten yang Dipusarakan di Tangsel
Makam Tubagus Muhammad Atif bin Sultan Ageng Tirtayasa. [Ist]

Tubagus Atif diutus oleh Sultan Banten Sultan Ageng Tirtayasa untuk mempertahankan wilayah Banten dari serangan kolonial Belanda ke Desa Cilenggang.

Tubagus Muhammad Atif menetap di Desa Cilenggang sampai akhir hayatnya dimakamkan di Kramat Tajug, Kelurahan Cilenggang, Serpong, Tangsel.

Makam Tubagus Muhammad Atif bin Sultan Ageng Tirtayasa. [Ist]
Makam Tubagus Muhammad Atif bin Sultan Ageng Tirtayasa. [Ist]

Makam Muhammad Atif bin Sultan Ageng Tirtayasa berada di dalam bangunan berdenah persegi yang lantainya dilapisi keramik dan marmer.

Sedangkan atapnya merupakan gabungan konstruksi kolom beton dan kayu.

Bangunan ini menyediakan fasilitas bagi para peziarah yang datang, di sisi barat bangunan cungkup makam terdapat sebuah mushala.

Baca Juga: Ketua KPU Arief Budiman COVID-19, 6 Hari Lalu ke Serpong, Wali Kota Panik

Di dalam cungkup, makam Tubagus Atif dipisahkan lagi oleh tembok dengan akses pintu di selatan, berdenah persegi tanpa atap. Di dalam tembok ini makam berada.

Kondisi jirat makam telah berubah dengan keramik yang di atasnya terlapisi dengan kain menutup makam.

Nisan sisi utara dan selatan berbentuk gada dengan dasar persegi, tinggi 30 cm dengan dimensi dasar 11 x 11 cm.

Dasar nisan tertanam, terdapat guratan-guratan vertical melancip ke atas.

Di atas dasar nisan berupa badan nisan dengan denah lingkaran, semakin ke atas semakin membesar dan denahnya menjadi segi delapan seperti bunga yang mekar.

Baca Juga: Anggota KPUD Tangsel Positif Corona, Putri Maruf Amin Akan Tes COVID-19

Di atas dasar segi delapan terdapat pahatan sulur-sulur seperti tali yang saling melengkung.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait