facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

1 Siswa SMAN 6 Jakarta Positif COVID-19, Belajar Mengajar Kembali Lewat Online

Rizki Nurmansyah Jum'at, 14 Januari 2022 | 14:41 WIB

1 Siswa SMAN 6 Jakarta Positif COVID-19, Belajar Mengajar Kembali Lewat Online
Suasana SMAN 6 Jakarta Selatan setelah ditutup karena satu siswa positif COVID-19, Jumat (14/1/2022). [ANTARA/Sihol Hasugian]

Menambah daftar sekolah di Jakarta Selatan yang ditutup menjadi enam sekolah karena temuan kasus COVID-19.

SuaraJakarta.id - SMAN 6 Jakarta Selatan menghentikan sementara kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen. Ini menyusul ditemukannya kasus COVID-19 pada seorang siswa kelas X.

Kepala SMAN 6 Jakarta Selatan, Wanito Handoyo mengatakan, PTM dihentikan sementara selama lima hari ke depan mulai hari ini. PTM 100 persen akan kembali digelar pada Rabu (19/1/2022) pekan depan.

Handoyo mengungkapkan, siswa tersebut terkonfirmasi positif COVID-19 pada Kamis (13/1/2022) kemarin setelah Puskesmas setempat melaporkan hasil tes swab PCR.

"Hari Senin lalu pihak orang tua izin anaknya tidak masuk sekolah karena mau tes PCR, dab kemudian hari Kamis kemarin terkonfirmasi positif COVID-19," paparnya, dikutip dari Antara, Jumat (14/1/2022).

Baca Juga: PTM Diminta Setop karena Siswa Positif Covid-19, Wagub DKI: Nanti Diprotes karena Langgar Aturan

Di tempat terpisah, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan, Abdul Rachem menjelaskan, selama PTM dihentikan, seluruh kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut kembali dilakukan secara online.

Rachem juga meminta para orang tua siswa untuk bersama-sama memastikan protokol kesehatan kepada peserta didik guna menghindari kasus serupa.

"Ada tiga tingkatan. Anak itu tidak hanya dari sekolah, tetapi dari rumah, lingkungan, dan sekolah. Tri pusat pendidikan itu menjadi satu kesatuan yang harus sama-sama dipikirkan," katanya.

Peniadaan PTM di SMAN 6 Jakarta Selatan menambah daftar sekolah di Jakarta Selatan yang ditutup menjadi enam sekolah karena temuan kasus COVID-19.

Sebelumnya Rachem mengatakan sejumlah sekolah yang ditutup tersebut yakni, SMP dan SMA Labschool Kebayoran Baru, SMK Asisi Tebet, dan SMP Islam Andalus.

Baca Juga: Muncul Omicron di Sekolah, Perhimpunan Guru Minta PTM 100 Persen di Jakarta Dilakukan Bertahap

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait