Warga Ucap Terima Kasih usai Bikin Laporan Kehilangan di Polsek Palmerah, Polisi Teriak Kata Rasis: Dasar Padang Pelit!

Namun, petugas kepolisian yang menangani laporan itu seolah meminta jatah lebih kepada korban.

Agung Sandy Lesmana | Rakha Arlyanto
Kamis, 24 November 2022 | 18:41 WIB
Warga Ucap Terima Kasih usai Bikin Laporan Kehilangan di Polsek Palmerah, Polisi Teriak Kata Rasis: Dasar Padang Pelit!
Warga Ucap Terima Kasih usai Bikin Laporan Kehilangan di Polsek Palmerah, Polisi Teriak Kata Rasis: Dasar Padang Pelit! (tangkapan layar/Twitter)

SuaraJakarta.id - Cuitan seorang netizen di Twitter viral lantaran menceritakan tindakan bersifat rasisme oleh aparat kepolisian Polsek Palmerah, Jakarta Barat.

Akun Twitter yang mengunggah cerita itu ialah @rezkiachyana. Dia menyebut kala itu membuat sedang membuat laporan kehilangan di Polsek Palmerah.

Namun, petugas kepolisian yang menangani laporan itu seolah meminta jatah lebih kepada korban.

Baca Juga:Polisi Bakal Minta Maaf ke Warga yang Diteriaki Pelit usai Buat Laporan Kehilangan di Polsek Palmerah

"Habis buat laporan kehilangan di Polsek Palmerah, Jakarta Barat. Setelah suratnya gua terima gua bilang terima kasih. Polisinya bilang: 'Terima kasih doang?'. Gua jawab: 'Iya'," tulis @rezkiachyana dikutip Suara.com, Kamis (24/11/2022).

Saat korban keluar dari ruangan, petugas polisi tersebut justru meneriaki korban dengan nada rasis.

"Terus gua keluar ruangan, polisinya teriakin gua, 'Padang! Dasar Padang Pelit!," ujarnya.

Anggota Ditindak

Dikonfirmasi hal tersebut, Kapolsek Palmerah AKP Dodi Abdul Rohim membenarkan adanya kejadian itu. Dodi menyebut pihaknya sudah memberi hukuman oknum petugas yang diduga melakukan rasisme tersebut.

Baca Juga:Polisi: Silakan Aremania Lakukan Aksi, Tapi Juga Dilihat Perekonomian Ini

"Iya (ada kejadiannya). Kami sudah tindak anggotanya," ujar Dodi saat dikonfirmasi, Kamis (24/11/2022).

News

Terkini

Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023, PAM Jaya mendapatkan Penyertaan Modal Daerah (PMD) sebesar Rp 35 miliar.

News | 23:06 WIB

Dana BSU tetap disalurkan kepada penerima meski sedang menjalani proses hukum.

News | 22:03 WIB

Tak hanya NF, beberapa wanita yang diduga merupakan rekan korban juga jadi sasaran.

News | 21:38 WIB

Festival Sipon Cisadane 2022 digelar hingga 28 November mendatang.

News | 20:59 WIB

Nominal RAPBD DKI 2023 lebih tinggi dibandingkan rancangan kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) yang disetujui senilai Rp 82.543.539.889.

News | 20:54 WIB

Dari 13 jenazah yang dibawa ke RSUD Sayang, lima teridentifikasi sebagai salah satu rombongan TK Al-Azhar, terdiri dari satu laki-laki dan empat perempuan.

News | 20:07 WIB

Penggantian kendaraan dinas roda dua dengan motor listrik ini merupakan tahapan awal dari program mengganti seluruh kendaraan dinas menjadi tenaga listrik.

News | 18:57 WIB

Dari arah berlawanan, mobil Pajero yang dikemudikan oleh Eko pun langsung menabrak dan melindas korban yang terjatuh di jalan.

News | 17:35 WIB

"Orangnya ada kok, dimintai tolong bawa ke rumah sakit dia nggak mau," kata Adi.

News | 17:19 WIB

Awalnya merasa risih mengungsi di kandang domba.

News | 17:16 WIB

Dari arah berlawanan, mobil Pajero yang dikemudikan oleh Eko pun langsung menabrak dan melindas korban yang terjatuh di jalan.

News | 17:12 WIB

"...Terus saya tanyakan mana yang nabrak, dengan arogan dan gagahnya Si Eko itu bilang, 'Saya yang nabrak'.'

News | 16:46 WIB

Dalam Khutbah Jumat, khatib mengajak masyarakat untuk bertawakal dan sabar dalam menjalankan takdir Allah.

News | 16:09 WIB

Saat itu tersangka Giki sedang bersama istrinya di dalam mobil tersebut. Keduanya kemudian langsung dibawa petugas untuk diserahkan ke Bareskrim Polri.

News | 15:46 WIB

Dalam foto yang diterima Suara.com, disebutkan Hasya tewas dalam kecelakaan itu.

News | 14:59 WIB
Tampilkan lebih banyak