Baca 10 detik
- Sebuah daftar produk bumbu penyedap diduga mengandung babi beredar luas di media sosial seperti WhatsApp dan Facebook.
- Klaim mengenai kandungan babi dalam bumbu penyedap populer tersebut dipastikan tidak benar berdasarkan penelusuran Mafindo.
- Masyarakat perlu mengecek label halal resmi pada kemasan atau situs lembaga terkait sebelum mengonsumsi produk.
Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, agar tidak ikut menyebarkan kabar yang menyesatkan.