Bukan Sekadar Macet, Akar Polusi Jakarta Disebut Berasal dari Sistem Energi

Persoalan polusi udara di Jakarta dinilai tidak dapat lagi diselesaikan hanya melalui kebijakan jangka pendek.

Rully Fauzi
Rabu, 01 Juli 2026 | 20:45 WIB
Bukan Sekadar Macet, Akar Polusi Jakarta Disebut Berasal dari Sistem Energi
Dokumentasi suasana gedung bertingkat yang terlihat samar karena polusi udara di Jakarta. [Suara.com/Antara]
Baca 10 detik
  • Polusi Jakarta dinilai perlu diselesaikan lewat transisi energi, bukan hanya kebijakan jangka pendek.
  • Ketergantungan pada PLTU batu bara disebut sebagai penyebab utama polusi dan ancaman kesehatan masyarakat.
  • Investasi PLTS-BESS didorong untuk mempercepat energi bersih, menekan emisi, dan memperkuat ekonomi nasional.

"PLTS-BESS memiliki kemampuan strategis untuk mengurangi tekanan beban siang hari di sistem perkotaan, memperkuat stabilitas jaringan listrik modern, mendukung ekosistem kendaraan listrik, mengurangi ketergantungan terhadap PLTU batubara, sekaligus menurunkan emisi PM2.5 regional secara bertahap," katanya.

Meski demikian, ia menegaskan keberhasilan transisi energi tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknologi, tetapi juga komitmen pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Syam mendorong percepatan perizinan, kepastian regulasi, kemudahan interkoneksi jaringan listrik, serta jaminan kepastian investasi jangka panjang agar Indonesia mampu menarik lebih banyak investasi di sektor energi bersih.

"Jika pemerintah benar-benar ingin menjadikan Jakarta sebagai kota global yang sehat, kompetitif, dan layak huni, maka dukungan terhadap investasi PLTS-BESS harus menjadi prioritas nasional yang nyata. Perizinan harus dipercepat, regulasi harus dipastikan konsisten, interkoneksi grid harus dipermudah, dan kepastian investasi jangka panjang harus dijaga," ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Syam menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan negara menjamin kualitas hidup masyarakat melalui lingkungan yang sehat.

"Bangsa besar adalah bangsa yang memastikan rakyatnya masih dapat bernapas dengan sehat di tengah pertumbuhan ekonominya. Dan udara bersih bukanlah kemewahan. Ia adalah hak dasar manusia dalam sebuah peradaban modern," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak