"Kenal Melani lewat handphone aja, sempat juga video call sama keluarga untuk meyakinkan soal proyek yang dikerjakan. Dia pernah ngasih kerjaan proyek di Bandung, abang saya yang maju sudah dapat, ditipu sama Melani," paparnya.
Sebelumnya diberitakan, R dan keluarga besarnya masih tak menyangka bahwa HP diduga terlibat jaringan ISIS. HP diamankan di kediamannya pada Selasa (15/3/2022).
Video penangkapannya kemudian muncul di salah satu stasiun TV nasional pada Rabu (23/3/2022). Pihak kelurga merasa keberatan lantaran hanya penangkapan HP saja yang ditayangkan.
Padahal, ada terduga lain yang juga diamankan dengan tuduhan yang sama terkait terorisme di hari yang sama.
Baca Juga:HP Diamankan Densus 88 Diduga Terlibat ISIS, Keluarga Duga Terpengaruh dari Sosok Ini
R mengaku, masih syok soal penangkapan abangnya oleh Densus 88 itu. Dia dan keluarganya masih tak percaya bahwa HP terlibat kasus seperti yang dituduhkan.
"Dia baik banget, semua warga juga tahu kok. Pada kaget lah, keluarga saat ini masih syok," katanya ditemui di kediamannya, Kamis (24/3/2022).
Dia pun bingung soal tuduhan abangnya yang berperan sebagai editor video yang diduga berasal dari jaringan ISIS. Sepengetahuannya, kakaknya itu gagap teknologi (gaptek).
"Saya nggak pernah liat dia edit video. Setahu saya malah dia gaptek. Setahu saya sih gaptek, laptopnya pun laptop lama," ungkapnya.
Senada diungkapkan P, ayah dari HP. Hingga saat ini ia masih tak menyangka anak sulungnya itu diamankan Densus 88 diduga terlibat jaringan terorisme.
Baca Juga:Diamankan Densus 88 di Tangsel Diduga Terlibat ISIS, HP Berencana Nikah Tahun Ini
Meski begitu, dia dan keluarganya pasrah dan menyerahkan semua kepada pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus yang menimpa anaknya itu.